Membangun sistem tenaga di Indonesia berarti menghadapi kondisi yang sangat berbeda dari satu titik ke titik lain — dari pulau tanpa jaringan PLN di Wakatobi sampai proyek hybrid skala megawatt di Purwakarta. Sejak 2012, DEO Energi telah mengerjakan lebih dari 100 proyek yang tersebar di 34+ provinsi.

Di lokasi yang belum terjangkau jaringan PLN, PLTS off-grid bukan alternatif yang lebih hemat — ia satu-satunya jalan. Perhitungannya pun berbeda: tidak ada jaringan sebagai cadangan, sehingga sistem harus sanggup berdiri sendiri melewati hari-hari dengan produksi rendah.
DEO Energi mengerjakan PLTS off-grid 200 kWp di Kapota, Wakatobi — sebuah instalasi yang melayani masyarakat di wilayah kepulauan. Skala yang lebih kecil juga ditangani, seperti PLTS off-grid 3.450 Wp di Cirebon.
Micro grid menjawab persoalan yang sedikit berbeda: bukan satu bangunan, tapi satu komunitas yang perlu dialiri listrik. Di NTT, DEO Energi mengerjakan beberapa di antaranya — micro grid 380 kWp di Nuca Molas, 190 kWp di Kojadoi untuk wilayah Sikka, dan 50 kWp di Balelepe.
Tantangan proyek seperti ini jarang murni teknis. Logistik ke lokasi, ketersediaan tenaga lokal untuk operasional harian, dan ketahanan sistem terhadap kondisi lingkungan setempat sama menentukannya dengan desain kelistrikan itu sendiri.
Di ujung spektrum yang lain ada proyek hybrid 1 MW di Cirata, Purwakarta — proyek surya terbesar yang dikerjakan DEO Energi. Di lokasi yang sama, proyek ESS 100 kW dikerjakan pada PLTS UP Cirata untuk mengoptimalkan pemanfaatan energi hijau yang dihasilkan.
Ada juga instalasi PLTS 30 kWp di kantor PLN Distribusi Bali — proyek yang menarik justru karena penggunanya adalah pihak yang paling memahami kelistrikan.
Rekam jejak yang sama juga terbentang di sisi proteksi daya, dan sebarannya menunjukkan betapa beragamnya kebutuhan ini:
Sebaran geografis bukan sekadar angka untuk dipajang. Ia berarti tim yang pernah menghadapi kondisi lapangan yang tidak seragam — dan tahu bahwa desain yang bekerja di Bandung belum tentu bekerja di Wakatobi. Untuk proyek di lokasi yang menantang, pengalaman semacam ini biasanya lebih menentukan daripada spesifikasi di atas kertas.
Ya. Proyek DEO Energi tersebar di 34+ provinsi, termasuk PLTS off-grid 200 kWp di Kapota, Wakatobi, serta proyek micro grid di Nusa Tenggara Timur — Nuca Molas 380 kWp, Kojadoi 190 kWp, dan Balelepe 50 kWp.
Untuk sisi surya, proyek hybrid 1 MW di Cirata, Purwakarta. Untuk sisi proteksi daya, instalasi UPS 400 kVA di PT Gelora Citra Kimia Abadi, Temanggung — yang merupakan UPS terbesar terpasang di Indonesia.
Ceritakan skala proyek dan target efisiensi Anda — tim teknis kami bantu dari perhitungan awal hingga sistem menyala.
Konsultasi GratisIsi sebentar, lalu lanjut ke WhatsApp untuk respons cepat dari tim kami.